Selamat Datang di Blog Saya

Semua Hal Bisa Dipelajari
Follow Me

HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DAN CONTOH PELANGGARANNYA(TUGAS LEGAL ASPEK)


Hak Paten Bounce Back

      Paten Apple nomor 381 yang disebut teknologi 'bounce back' ini dianggap dilanggar oleh Samsung. Bounce back ini berfungsi saat pengguna salah satunya melihat foto dalam album, dimana saat memilih satu foto, pengguna bisa menggeser ke kanan atau kiri. Sedangkan saat kembali ke halaman utama foto bisa ditarik ke atas atau ke bawah.

      Juri setuju bahwa 21 perangkat Samsung dianggap melanggar paten nomor 381 tersebut. 


Contoh Pelanggarannya

      Apple dan Samsung akhirnya telah sepakat menyelesaikan sengketa paten yang telah terjadi di antara mereka selama tujuh tahun. Sengketa tersebut berisi tuduhan Apple terhadap Samsung yang telah melanggar patennya dengan menyalin desain iPhone. Bebarapa paten desain Apple yang disebut dalam gugatan pencontekan Samsung meliputi bentuk layar hitam iPhone dengan ujung melingkar, kemudian bezel atau panel kontrol berbentuk cincin, serta layar baris ikon yang warna-warni. Sedangkan fitur yang dipatenkan Apple kemudian ditiru Samsung termasuk fungsi bounce-back dan tap-to-zoom.
Seorang juru bicara Apple menolak berkomentar mengenai akhir penyelesaian dari sengketa tersebut. Tetapi pihaknya mengatakan bahwa Apple sangat peduli dengan desain yang ditiru Samsung dan mengatakan bahwa kasus ini selalu lebih penting dari uang. Diketahui bahwa Apple dan Samsung adalah saingan besar keduanya merupakan produsen smartphone terbesar di dunia. Dalam kasus ini, memang biaya besar yang terlibat dalam keputusan tersebut tidak akan berdampak besar. Namun dengan adanya kasus tersebut, telah memberikan dampak yang kuat pada undang-undang paten di Amerika Serikat.

INTERFACE APLIKASI
BELAJAR MEMBACA BERBASIS ANDROID
Terbaru

Nama Kelompok;
1. Anta Pratama
2. Rafyandi
3.Aufar
4.Kevin
5.Vincen Alvin
6.Benhard
7.Yoga


 Tujuan :
  • ·         Aplikasi E-learning ini ditujukan untuk umur 7 tahun kebawah.
  • ·         Aplikasi ini digunakan untuk membantu anak untuk belajar membaca

Disini kami membuat Aplikasi belajar membaca untuk anak yang berumur 7 tahun kebawah. aplikasi belajar membaca adalah aplikasi edukasi untuk anak-anak yang susah belajar menggunakan buku belajar dan aplikasi ini disajikan dalam bentuk gambar-gambar menarik agar anak-anak  tidak mudah cepat bosan saat belajar membaca menggunakan aplikasi. Aplikai ini mengajarkan dan memberitahu kepada anak anak mengenai cara membaca yang disertai sebuah gambar dan audio. Software yang kami gunakan yaitu;photoshop untuk membuat design pada aplikasi ini, bahasa pemrograman berbasis android dan software berbasis audio.

INTERFACE :
 



Dalam aplikasi ini saya memberikan ide seperti gambar dibawah ini.


(otomatis)tombol ini bertujuan agar anak tidak akan cepat lelah karna sering menekan tombol selanjutnya(tombol panah)
Jika anak-anak menekan tombol ini  maka akan keluar menu.



Dalam aplikasi ini saya menuangkan ide berupa mengenal nama hewan.
Sesuai dengan ide yang sudah saya kembangkan, bagian ini dimaksudkan untuk mengenal berbagai macam nama nama hewan yang ada disekitar kita. Nama nama hewan tersebut diurutkan berdasarkan abjad dari nama depan hewan tersebut. Bagian ini menggunakan audio untuk mengucapkan nama hewan. Contoh : gambar tersebut berupa singa , sesuai dengan tulisan dibawahnya yaitu SINGA. Bisa juga dengan pengucapan dari audionya yg berbunyi S-I-N-G-A.

Mengenal Bunga
Bagian ini dimaksudkan untuk mengenal berbagai macam nama nama bunga yang
ada disekitar kita. Nama nama bunga tersebut diurutkan berdasarkan abjad dari
nama depan bunga tersebut. Bagian ini menggunakan audio untuk mengucapkan
nama bunga. Contoh : gambar tersebut berupa mawar , sesuai dengan tulisan dibawahnya yaitu MAWAR. Ada pengucapan dari audionya yg berbunyi M-A-W-A-R.

Mengenal Buah
Bagian ini dimaksudkan untuk mengenal berbagai macam nama nama buah yang
ada disekitar kita. Nama nama buah tersebut diurutkan berdasarkan abjad dari
nama depan buah tersebut. Bagian ini menggunakan audio untuk mengucapkan
nama buah. Contoh : gambar tersebut berupa apel , sesuai dengan tulisan dibawahnya yaitu APEL. Ada pengucapan dari audionya yg berbunyi A-P-E-L.

Puzzle Kata
Permainan ini mencocokan/menyusun huruf yang berada dibawah untuk membentuk kata yang berada diatas. Dalam permainan ini menggunakan waktu dan score. Permainan ini mengunakan audio untuk mengucapkan kata yang akan disusun. Contoh kata yang akan disusun KUDA sebelum menyusun kata akan diucapkan dan anak tinggal menyusun kata tersebut sesuai kata yang ditampilkan. Kami menyediakan 30 soal yang secara random akan ditampilkan



Kelompok 3 
1.Rafyandi
2.Nanda Tri Setyadi
3.Ragil Yoga Mahendra
4.Vincen Alvin
5.Muhammad Kevin
6.Anta Pratama
7.Joshua
8.M. Yudhistira
9. Rafif Dhio Pratama
10.Achmada Hergalana

Soal 1
Diberikan barisan bilangan dari 1,2,3,…,100. Jika dari barisan bilangan tersebut diambil 51 bilangan, buktikan bahwa paling tidak ada 2 bilangan yang selisihnya 50.
Soal di atas diambil a = 0 dan n=50.
Jawab:
Sebelumnya, perhatikan di bawah.
Diberikan barisan dari a+1 sampai 2n, sebagai berikut:

a+1, a+2, a+3, a+4, … , a+2n-1, a+2n
Dengan demikian, akan terdapat pasangan bilangan yang selisihnya n, seperti (a+1, a+n+1), (a+2, a+n+2), … , (a+n, a+2n). Jumlah seluruh pasangan ini berjumlah n. Maka, dengan mengambil bilangan yang minimal n+1, maka pasti akan selalu ada pasangan bilangan yang selisihnya n.
Soal 2.
Diberikan barisan bilangan dari 1,2,3,…,100. Jika dari barisan bilangan tersebut diambil 55 bilangan, buktikan bahwa paling tidak ada 2 bilangan yang selisihnya 9.
Jawab:
Perhatikan bahwa sesungguhnya soal ini tidak berbeda jauh dengan soal sebelumnya. Kemungkinan terburuk yaitu dengan mengambil n bilangan dari barisan 2n (dimana n=9), sehingga bilangan yang selisihnya 9 tidak didapat. Berikut akan dijabarkan pemilihan kemungkinan terburuknya:

Dari 1,2,3, …, 18 dipilih 9 bilangan, yaitu 1,2,3,…,9.
Dari 19, 20, 21, …, 36 dipilih 9 bilangan, yaitu 19, 20, 21, … , 27.
Dari 37, 38, 39, …, 54 dipilih 9 bilangan, yaitu 37, 38, 39, …, 45.
Dari 55, 56, 57, …, 72 dipilih 9 bilangan, yaitu 55, 56, 57, …, 63.
Dari 73, 74, 75, …, 90 dipilih 9 bilangan, yaitu 73, 74, 75, …, 81.
Dari 91,92,93,…,100 dipilih 9 bilangan, yaitu dari 91,92,93, …, 99.

Dengan demikian, bilangan yang terpilih ada 54 bilangan. Masih kurang 1 bilangan untuk mencapai 55 bilangan, dan bilangan apapun yang dipilih akan menyebabkan adanya bilangan yang selisihnya 9, misalnya 100 (100-91 = 9), atau 17 (17-8=9 dan 26-17 = 9). Dengan pemilihan kemungkinan terburuk ini sudah ada bilangan yang selisihnya 9, maka pernyataan di soal terbukti kebenarannya.

Soal 3.
Misalkan terdapat banyak bola merah, bola putih, dan bola biru di dalam sebuah kotak. Berapa paling sedikit jumlah bola yang diambil dari kotak (tanpa melihat ke dalam kotak) untuk menjamin bahwa sepasang bola yang berwarna sama terambi.
Jawab :
Jika setiap warna dianggap sebagai sarang merpati, maka n = 3. Karena itu, jika orang mengambil paling sedikit n + 1 = 4 bola (merpati), maka dapat dipastikan sepasang bola yang berwarna sama ikut terambil. Jika hanya diambil 3 buah, maka ada kemungkinan ketiga bola itu berbeda warna satu sama lain. Jadi 4 buah bola adalah jumlah minimum yang harus diambil dari dalam kotak untuk menjamin terambil sepasang bola yang berwarna sama.

Soal 4.
Seorang kyai di sebuah desa yang selalu diminta untuk memberikan nama bayi yang lahir, menyiapkan nama depan Muhammad, Akhmad, Abdul dan nama belakang Hadi, Akbar, Gofur bagi bayi yang lahir dalam suatu bulan tertentu. Pada bulan tersebut terdapat sebelas bayi yang lahir di desa itu. Tunjukkan bahwa paling sedikit ada dua bayi yang mempunyai nama yang sama dengan asumsi bahwa kyai tersebut selalu memberikan nama depan dan belakang!

Jawab :  

Nama depan yang disiapkan kyai tersebut adalah Muhammad, Akhmad, dan Abdul sedangkan nama belakangnya adalah Hadi, Akbar, dan Gofur. Berdasarkan prinsip perkalian, kombinasi nama bayi yang dipersiapkan ada 9 nama yaitu Muhammad Hadi, Muhammad Akbar, Muhammad Gofur, Akhmad Hadi, Akhmad Akbar, Akhmad Gofur, Abdul Hadi, Abdul Akbar, dan Abdul Gofur. Jika kita misalkan banyaknya bayi yang lahir bulan itu sebagai banyaknya merpati dan banyaknya kombinasi nama bayi yang disediakan sebagai banyaknya rumah merpati, maka berdasarkan Prinsip Pigeonhole, akan ada sedikitnya dua orang anak yang memiliki namayang sama.

Soal 5.
Berapakah jumlah minimum mahasiswa yang dibutuhkan dalam kelas matematika diskrit sedemikian hingga sedikitnya ada 6 mahasiswa yang memiliki nilai grade yang sama jika ada lima kemungkinan nilai gradematematika diskrit yaitu A,B,C,D, dan E?

Jawab:
Jumlah minimum mahasiswa yang dibutuhkan dalam kelas matematika diskrit yang sedikitnya ada 6 mahasiswa yang memiliki nilai grade yang sama adalah nilai terkecil nZ
sedemikian hingga n5=6. Nilai terkecil nZ tersebut yaitu n=5.5+1=26. Jika kita hanya memiliki 25 mahasiswa maka sedikitnya hanya ada 5 mahasiswa yang memiliki nilai grade yang sama. Oleh karenanya, 26 adalah jumlah minimum mahasiswa sedemikian hingga sedikitnya ada 6 mahasiswa yang memiliki nilaigrade yang sama.

Soal 6.
Ada berapa cara bila 4 orang remaja (w,x, y, z) menempati tempat duduk yang akan disusun dalam suatu susunan yang teratur?
Jawaban:
4P4 = 4!
= 4 x 3 × 2 × 1
= 24 cara

Soal 7.
Menjelang Pergantian kepengurusan BEM STMIK Tasikmalaya akan dibentuk panitia inti sebanyak 2 orang (terdiri dari ketua dan wakil ketua), calon panitia tersebut ada 6 orang yaitu: a, b, c, d, e, dan f. Ada berapa pasang calon yang dapat duduk sebagai panitia inti tersebut?
Jawaban:
6P2 = 6!/(6-2)!
= (6.5.4.3.2.1)/(4.3.2.1)
= 720/24
= 30 cara

Soal 8.
Sekelompok mahasiswa yang terdiri dari 10 orang akan mengadakan rapat dan duduk mengelilingi sebuah meja, ada berapa carakah kelima mahasiswa tersebut dapat diatur pada sekeliling meja tersebut?
Jawaban:
P5 = (10-1)!
= 9.8.7.6.5.4.3.2.1
= 362880 cara

Soal 9.
Berapa banyak “kata” yang terbentuk dari kata “STMIK”?
Jawab :
5! = 5 x 4 x 3 x 2 x 1 = 120 buah kata

Soal 10.
Peluang lulusan PNJ dapat bekerja pada suatu perusahaan adalah 0,75. Jika seorang lulusan PNJ mendaftarkan pada 24 perusahaan, maka berapakah dia dapat diterima oleh perusahaan?
Jawaban:
Frekuensi harapan kejadian A adalah Fh(A) = n × P(A)
Diketahui P(A) = 0,75 dan n = 24. Maka:
Fh(A) = 24 × 0,75 = 18 perusahaan


INTERFACE APLIKASI
BELAJAR MEMBACA BERBASIS ANDROID

Nama kelompok :

Muhammad Kevin
Aufar Kenandi
Rafyandi
Benhard Ardi
Anta Pratama
Ragil Yoga Mahendra

Vincen Alvin

Tujuan :


  1. Aplikasi e-learning ini ditujukan untuk umur 7 tahun kebawah.
  2. Aplikasi ini digunakan untuk membantu anak untuk belajar membaca

Aplikasi belajar membaca adalah aplikasi edukasi yang dikemas dalam bentuk semenarik mungkin agar anak tidak cepat bosan saat belajar. Aplikasi ini akan mengajarkan kepada anak anak mengenai cara membaca yang disertai audio. Selain membaca, ada fitur lain yaitu belajar suku kata, mengenal nama buah, mengenal huruf, mengenal nama hewan, dan permainan.
Interface :














Fitur-fitur:


  • Belajar membaca huruf
  • Belajar membaca suku kata
  • Belajar membaca nama buah
  • Belajar membaca nama hewan
  • Bermain puzzle kata


Dalam aplikasi ini saya menuangkan ide berupa mengenal nama hewan.
Sesuai dengan ide yang sudah saya kembangkan, bagian ini dimaksudkan untuk mengenal berbagai macam nama nama hewan yang ada disekitar kita. Nama nama hewan tersebut diurutkan berdasarkan abjad dari nama depan hewan tersebut. Bagian ini menggunakan audio untuk mengucapkan nama hewan. Contoh : gambar tersebut berupa ayam , sesuai dengan tulisan dibawahnya yaitu AYAM. Bisa juga dengan pengucapan dari audionya yg berbunyi A-Y-A-M.

MAKALAH
ILMU BUDAYA DASAR (IBD)
Manusia dan Harapan


DISUSUN OLEH :
RAFYANDI
1IA14
54417878

TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018


KATA PENGANTAR


Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang selalu memberikan taufik dan hidayah-Nya sehingga saya sebagai penulis dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “ Manusia dan Harapan "
Makalah ini disusun untuk memenuhi penilaian tugas dalam mata kuliah Ilmu Budaya Dasar di bidang Softskill dengan judul “Manusia dan Harapan“. Makalah ini ditunjang dengan adanya pembahasan dan studi kasus, yang bertujuan untuk memperlengkap pemahaman makalah sesuai dengan tema. Semua terjabarkan secara lengkap dan tidak meninggalkan aspek lingkungan sekitar yang berhubungan dengan makalah yang telah disusun.
Akhirnya saya berharap makalah ini dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi peningkatan pembelajaran dan penambahan ilmu pengetahuan untuk mahasiswa yang lain.  Penulisan makalah ini tidak sepenuhnya sempurna, maka dari itu penulis sangat  memerlukan kritik dan saran dari berbagai pihak untuk menyempurnakan isi makalah.
            Akhir kata penulis ucapkan terima kasih dan semoga penulisan laporan ini berguna bagi para pembaca dan khususnya penulis sendiri.

BAB I 
PENDAHULUAN 

1.1 Latar Belakang
    Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun adakalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing.
     Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan kita. Kita harus hidup dengan harapan, tetapi kita tidak bisa hidup menggantung semata pada harapan. Adalah baik untuk berharap yang terbaik. Tetapi hal itu tidak cukup. Kita tidak bisa hanya berharap – kita harus bertindak.Sangat menyedihkan, bahwa banyak hal digantung berlebihan pada harapan – demi perbaikan nasib. Berharap yang terbaik belum menghasilkan apa-apa. Bekerja dan bertindak – disertai dengan harapan di dalam hati – adalah hal yang membawa hasil. Kombinasi yang sempurna. Harapan tidak akan mengecewakan – selama hal itu disertai dengan tindakan dan komitmen.
     Harapan tidak bisa mengganti tindakan. Kerjakan apa yang harus dikerjakan – ada atau tidak ada harapan. Harapkan yang terbaik dan kerjakan apa saja yang memungkinkan harapan itu terwujud 

1.2 Rumusan Masalah 
  1. Jelaskan Pengertian Harapan ?
  2. Apa sebab manusia mempunyai harapan ?
  3. Jelaskan Pengertin Doa ?
  4. Jelaskan Pengertian Kepercayaan ?
  5. Kepercayaan dan usaha untuk meningkatkannya

BAB II
PEMBAHASAN 

2.1 Pengertian harapan
  • Pengertian harapan
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan seseorang.
Setiap Manusia Mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan pesan kepada ahli warisnya.
Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, Misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pernah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana rafiq memperoleh nial A. Luluspun mungkin tidak.
Harapan pun harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada tuhan yang maha esa, agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh sungguh
  • Persamaan harapan dan cita-cita
Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintar.
Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu : keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
  • Contoh harapan
Saya seorang mahasiswa yang sedang menuntut ilmu dan sedang mengejar mimpi untuk membahagiakan semua orang yang saya sayangi, semoga Allah mempermudah usaha hambanya ini, aamin ya Allah. 

2.2 Apa sebab manusia mempunyai harapan
Menurut Kodratnya manusia itu adalah makhluk Sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakatlainnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan Kodrat, dan dorongan kebutuhan hidup
  • Dorongan Kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan ilmiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh tuhan, Misalnya menangis, bergembira, berfikir, berjalan, berkata, dan lain lain. Dorongan Kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, ,bergermbira, dan sebagainya. Dan dengan kodrat inilah manusia memiliki harapan.
  • Dorongan Kebutuhan Hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacm macam kebutuhan hidup, kebutuhan hidup itu pada garis besarnya dapat di bedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani
Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah :
  • Kelangsungan hidup (survival)
  • Keamanan (safely)
  • Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
  • Diakui lingkungan (status)
  • Pewujudan cita-cita (self actualization)
  • Kelangsungan hidup (survival)

Untuk melangsungkan hidupnya manusia membutuhkan sandang, pangan, dan papan (tempat tinggal). Kebutuhan kelangsungan hidup ini terlihat sejak bayi lahir. Setiap bayi begitu lahir di bumi menangis, ia telah mengharapkan diberi makan/minum. Kebutuhan makan dan minum ini terus berkembang sesuai dengan perkembangan hidup manusia.
  • Keamanan
Setiap orang membutuhkan keamanan. Sejak seorang anak lahir, ia telah membutuhkan keamanan. Begitu lahir dengan suara tangis, itu pertanda minta perlindungan, setelah agak besar, setiap anak menangis dia akan diam setelah di peluk ibunya setelah bertambah besar ia dilindungi. Rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan yang Nampak secaara moral pun orang lain dapat memberi rasa aman.
  • Hak dan Kewajiban mencintai dan dicintai
Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban Dengan pertumbuhan manusia maka akan tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban. Karena itu tidak jarang anak anak remaja mengatakan kepada ayah atau ibunya “Ibu ini kok menganggap reny masih kecil saja, semua di atur!” itu suatu pertanda bahwa anak itu telah tambah kesadaran akan hak dan kewajibannya
  • Status
Setiap manusia membutuhkan status. Siapa, untuk apa, mengapa manusia hidup, dalam lagu “untuk apa” ada lirik yang berbuny “aku ini anak siapa, mengapa aku ini dilahirkan”. Dari bagian lirik itu kita dapat mengambil kesimpulan. Bahwa setiap manusia yang lahir di bumi imi tentu akan bertanya tentang statusnya, status keberadaannya, status keluarga, status dalam masyarakat, dan status dalam Negara.
  • Perwujudan Cita Cita
Selanjutnya manusia berharap di akui keberadaanya sesuai dengan keahliannya atau kepangkatannya atau profesinya. Pada saat itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaiaannya agar ia diterima atau diakui kehebatannya. 

2.3 Pengertian doa
  • Pengertian doa
Doa merupakan sebuah ibadah, bahkan juga inti dari ibadah tersebut sebagai contoh ibadah haji. Pada hakekatnya ibadah ialah ungkapan dari lahirnya kesadaran nurani atau perasaan hajat meminta pertolongan atau bantuan Allah SWT.
Namun bukan hanya seseorang yang sedang tertimpa sebuah musibah namun juga untuk seluruh umat Islam yang masih hidup (diberirahmat dan kehidupan), dalam keadaan yang masih sehat dan tidak kurang suatu apa pun, sebagai manusia kiranya kita harus berdoa untuk meminta atau bersyukur berkat rahmat yang maha kuasa. Agar kita diberi keuatan iman dan takwa agar tetap bisa melakukan segala perintah-Nya.
Selain itu, jika kita menyadari bahwa situasi yang kita hadapi sehari-hari berputar seperti roda gerobak. Mungkin hari ini kita bisa beribadah dengan baik dan tulus, tapi siapa yang tahu hari berikutnya kami memiliki kemalasan suatu? Mungkin hari ini kita sangat senang, tapi siapa yang tahu besok nasib kita atau lusa menjadi sebaliknya? Oleh karena itu, dalam kondisi yang baik seperti yang kita masih perlu berdoa. Muhammad Rosulullah saw. bersabda, “Tiada sesuatu yang paling mulia dalam -pandangan Allah, selain dari berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang.” (HR. Al-Hakim).
  • Macam-macam Doa
    Di dalam Islam, pelaksnaan doa Qunut secara garis besar terbagi menjadi dua macam:
    1. Qunut Shalat Subuhadalah doa yang dibaca pada waktu I’tidal (berdiri setelah rukuk) setiap akhir roka’at sholat subuh, Qunut jenis ini dinilai oleh Ab’adl Sunnah yang mencakup bagian dari doa sehingga ketika meninggalkan maka dianjurkan menggantinya dengan sujud sahwi.
    2. Qunut Shalat Witir merupakan doa yang dibaca pada waktu I’tidal (berdiri setelah rukuk) setiap akhir roka’at sholat Witir di babak kedua Ramadhan, dari malam ke-16 Ramadhan sampai akhir Ramadan, Qunut jenis Sunnah Ab ‘adl dinilai oleh ulama syafi’iyah.
    3. Qunut Nazilahmerupakan doa Qunut dilakukan ketika bencana besar seperti bencana yang melanda wilayah suatu, kelaparan, musuh menyerang dan sebagainya. Qunut juga membaca dalam waktu terakhir setiap doa fardlu tapi tidak disarankan / sujud disunnahkan lupa ketika meninggalkan karena tidak termasuk sunnah Ab’adl.
  •  Contoh Doa
    1. Doa sebelum makan.
    2. Doa sebelum tidur.
    3. Doa sholat.
    4. Doa sebelum mandi.
    5. Doa sesudah makan.
    6. Doa untuk orang tua.
  
2.4  Kepercayaan
  • Pengertian kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya. Artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Ada ucapan yang sering kita dengar ia tidak percaya pada diri sendiri saya tidak percaya ia berbuat seperti itu atau berita itu kurang dapat dipercaya. Bagaimana juga kita harus percaya kepada pemerintah kita harus percaya akan nasehat-nasehat kyai itu, karena nasehat-nasehat itu diambil dari ajaran Al-Quran.
Dengan contoh berbagai kalimat yang sering kita dengan dalam ucapan sehari-hari itu, maka jelaslah kepada kita, bahwa dasar kepercayaan itu adalah kebenaran.
Ada jenis  pengetahuan  yang dimiliki seseorang. bukan  karena  merupakan  hasil penyelidikan sendiri, melainkan diterima dari orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karena orang lain itu dapat dipercaya. Yang diselidiki bukan lagi masalahnya. melainkan orang yang memberitahukan itu dapat dipercaya atau tidak. Pengetahuan yang diterima dari orang lain atas kewibawaann yaitu disebut kepercayaan. Makin  besar  kewibawaan yang memberitahu mengenai pengetahuan  itu makin  besar kepercayaan.
Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan  artinya diberitahukan oleh Tuhan – langsung atau tidak langsung kepada manusia. Kewibawaan pemberi kebenaran itu ada yang melebihi besamya . Kepercayaan dalam agama merupakan keyakinan yang paling besar. Hak berpikir bebas, hak atas keyakinan sendiri menimbulkan juga hak bcr agama menurut keyakinan.
Dalam hal beragama tiap-tiap orang wajib menerima dan menghormati kepercayaan orang yang beragama itu. Dasarnya ialah keyakinan masing-masing.
  • Menyebutkan 3 teori kebenaran
Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karena ia mempunyai arti khusus bagi hidupnya. Ia merupakan fokus dari segala pikiran, sikap dan perasaan.
Dalam tingkah laku,ucapan,perbuatan manusia selalu berhati-hati agar mereka tidak mcnyimpang dan kebenaran.Manusia sadar, bahwa ketidakbenaran dalam bertindak , berucap maupun bertindak dapat mencemarkan atau menjatuhkan namanya, seperti peribahasa yang mengatakan, “sekali lancung ke ujian, selama hidup orang tak percaya”, karena itu, wajadah kalau ketidakbenaran dapat berakibat kegelisahan, ketidakpastian, dan kedukaan.
Dalam  agama  Budha  ada ajaran yang dinamakan  “jalan  utama  delapan  ruang”. Yang isinya,  agar setiap pemeluknya  memiliki pandangan  yang benar, perbuatan  yang benar,  mata percaharian   yang  benar,  permatian  yang benar,  dan  konsentrasi  yang  benar.
Tujuan  ajaran itu agar pemeluknya  tidak mengalami  duka, kegelisahan,dan ketidakpastian.
Ajaran  kebenaran  itu juga  kita temui  dalam agama-agama  lain.Jelaslah bagi kita, bahwa kebenaran atau benar merupakan  kunci kebahagiaan  manusia. Itulah   sebabnya   manusia selalu berusaha mencari  mempertahankan, mernperjuangkan kebenaran. Dr.Yuyun  Suriasumantri  dalam bukunya  “filsafat  IImu, sebuah pengantar  Populer  ada tiga teori  kebenaran  sebagai  berikut  :
  • Teori  koherensi  atau konsistensi
Yaitu suatu pemyataan dianggap benar bila pemyataan itu bersifat koherensi atau konsisten dengan  pemyataan-pemyataan    sebelumnya  yang  dianggap  benar.
Contoh  : setiap  manusia  akan mati.  Paul  Manusia.  Paul  akan mati
  • Teori  korespondensi
Suatu  teori  yang  menjalankan  bahwa  suatu pemyataan  benar  bila  materi  pengetahuan yang dikandung  pemyataan  itu berkorenponden(berhubungan)  dengan obyek yang dituju oleh  pernyataan   tersebut. Contoh  : Jakarta  itu ibukota  republik  Indonesia
  • Teori  pragrnatis
Kebenaran  suatu pemyataan  diukur dengan  kriteria  apakah  pemyataan  tersebut  bersifat fungsional  dalam  kehidupan  praktis.

Dalam  berbagai  jenis  kebenaran tersebut  yang  selalu  diusahakan   dan  dijaga  ialah kebenaran dalam bertindak, berbuat, berucap, berupaya, dan berpendapat, Sebab ketidakbenaran dalam  hal-hal  itu  akan  langsung  mencemarkan atau menjatuhkan  nama  baiknya,  sehingga orang  tidak  mempercayainya   lagi.

2.5 Kepercayaan dan usaha untuk meningkatkannya 

1.   Membedakan 4 kepercayaan
      Dasar kepercayaan  adalah kebenaran. Sumber kebenaran  adalah manusia. Kepercayaan itu dapat  dibedakan  atas  :
  • Kepercayaan pada diri sendiri
    Kepercayaan  pada diri sendiri itu ditanarnkan setiap pribadi manusia. Percaya  pada diri sendiri pada hakekatnya percaya pada Tuhan Yang Maha Esa, Percaya pada diri sendiri, menganggap  dirinya tidak salah, dirinya menang, dirinya mampu mengerjakan yang diserahkan atau dipercayakan   kepadanya.
  • Kepercayaan  kepada  orang lain
    Percaya kepada orang lain itu dapat berupa percaya kepada saudara, orang tua, guru, atau siapa saja. Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya terhadap kata hatinya, perbuatan yang sesuai dengan kata hati, atau terhadap kebenarannya. Ada ucapan yang berbunyi orang itu dipercaya karena ucapannya. Misalnya, orang yang berjanji sesuatu harus dipenuhi, meskipun janji itu tidak terdengar orang lain, apalagi membuat janji kepada orang lain.
  • Kepercayaan kepada pemerintah
    Berdasarkan pandangan teokratis menurut etika, filsafat tingkah laku karya Prof.Ir.Poedjawiyatna, negara itu berasal dari Tuhan. Tuhan langsung memerintah dan memimpin bangsa manusia, atau setidak-tidaknya Tuhanlah pemilik kedaulatan sejati, Karena semua adalah ciptaan Tuhan. Semua mengemban kewibawaan, terutama pengemban tertinggi, yaitu raja, langsung dikaruniai kewibawaan oleh Tuhan, sebab langsung dipilih oleh Tuhan pula (kerajaan).
    Pandangan demokratis mengatakan bahwa kedaulatan adalah dari rakyat, (kewibawaan pun milik rakyat. Rakyat adalah negara, rakyat itu menjelma pada negara. Satu-satunya realitas adalah negara). Manusia sebagai seorang (individu) tak berarti. Orang. mempunyai arti  hanya dalam masyarakat, negara. Hanya negara sebagai keutuhan (totalitas) yang ada, kedaulatan mutlak pada negara, negara demikian itu disebut negara totaliter. satu-satunya yang mempunyai hak ialah negara; manusia perorangan tidak mempunyai hak, ia hanya mempunyai kewajiban (negara diktator)
    Jelaslah bagi kita, baik teori atau pandangan teokratis ataupun demokratis negara atau pemerintah itu benar, karena Tuhan adalah sumber kebenaran. Karcna itu wajarlah kalau manusia sebagai warga negara percaya kepada negara/pemerintah.
  • Kepercayaan kepada Tuhan
    Kepercayaan kepada Tuhan yang maha kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tctapi diciptakan oleh Tuhan. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran. Kepercayaanitu amat penting, karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan rasa manusia dcngan Tuhannya. Bagaimana Tuhan dapat menolong umatnya, apabila umat itu tidak mcmpunyai kepercayaan kcpada Tuhannya, sebab tidak ada tali penghubung yang mengalirkan daya kekuatannya. Oleh karcna itu jika manusia  berusaha agar mendapat pertolongan dari padanya, manusia harus percaya kcpada Tuhan, sebab Tuhanlah yang selalu menyertai manusia. Kepercayaan atau pengakuan akan adanya zat yang maha tinggi yang menciptakan alam semesta seisinya merupakan konsekoensinya tiap-tiap umat beragama dalam melakukan pemujaan kcpada zat tersebut.
2.   Menyebutkan usaha manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada Tuhannya.
      Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan  rasa percaya kepada Tuhannya. Usaha  itu  bergantung   kepada  pribadi  kondisi, situasi, dan  lingkungan. Usaha itu antara lain
  • Meningkatkan   ketaqwaan  kita dengan jalan  meningkatkan   ibadah
  • Meningkatkan   pengabdian  kita kepada  masyarakat
  • Meningkatkan   kecintaan   kita  kepada  sesama  manusia  dengan  jalan   suka  menolong, dermawan,  dan  sebagainya
  • Mengurangi  nafsu  mengumpulkan harta  yang berlebihan
  • Menekan  perasaan  negatif  seperti  iri, dengki, fitnah, dan sebagainya
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.
Namun adakalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing.

MAKALAH
ILMU BUDAYA DASAR (IBD)
Manusia dan Kegelisahan


DISUSUN OLEH :
RAFYANDI
1IA14
54417878

TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018


KATA PENGANTAR


Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang selalu memberikan taufik dan hidayah-Nya sehingga saya sebagai penulis dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “ Manusia dan Kegelisahan"
Makalah ini disusun untuk memenuhi penilaian tugas dalam mata kuliah Ilmu Budaya Dasar di bidang Softskill dengan judul “Manusia dan Kegelisahan“. Makalah ini ditunjang dengan adanya pembahasan dan studi kasus, yang bertujuan untuk memperlengkap pemahaman makalah sesuai dengan tema. Semua terjabarkan secara lengkap dan tidak meninggalkan aspek lingkungan sekitar yang berhubungan dengan makalah yang telah disusun.
Akhirnya saya berharap makalah ini dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi peningkatan pembelajaran dan penambahan ilmu pengetahuan untuk mahasiswa yang lain.  Penulisan makalah ini tidak sepenuhnya sempurna, maka dari itu penulis sangat  memerlukan kritik dan saran dari berbagai pihak untuk menyempurnakan isi makalah.
            Akhir kata penulis ucapkan terima kasih dan semoga penulisan laporan ini berguna bagi para pembaca dan khususnya penulis sendiri.


BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar  Belakang
     Manusia terkadang pernah mengalami beberapa permasalahan yang dapat membuat seseorang mengalami kegelisahan. Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berartikan  tidak tentram hatinya atau cemas. Kegelisahan dapat diketahui melalui gejala tingkah laku atau gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu.
     Nyatanya banyak hal yang menyebabkan seseorang menjadi gelisah. Diantaranya ada perasaan tidak tenang dan lain sebagainya. Timbulnya rasa gelisah didalam diri manusia dapat disebabkan karena ada rasa takut yang berlebihan karena takut kehilangan atas hak nya dan penyebab yang lain nya.
    Dalam menghilangkan perasaan gelisah, ada beberapa cara yang perlu kita ketahui dalam mengatasi kegelisahan. Diantaranya dengan bersikap tenang dan memerlukan sedikit pemikiran untuk intropeksi diri. Apabila kita sudah mengetahui beberapa cara untuk mengatasi kegelisahan, maka perasaan gelisah dapat dihilangkan atau diatasi. Sesuai dengan penjelasan diatas, di dalam makalah ini akan lebih dibahas tentang manusia dan kegelisahan.

BAB II
PEMBAHASAN

 2.1 Pengertian Kegelisahan
       Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tenteram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
       Banyak yang menilai kegelisahan ada macam-macam diantaranya adalah kegelisahan negatif dan positif yang di artikan sebagai berikut :
  • Kegelisahan Negatif :  kegelisahan yang berlebih-lebihan, atau yang melewati batas, yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan, di mana orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan positif atau langkah-langkah konkret untuk berubah atau mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu kegelisahan dalam ‘menanti-nanti’ sesuatu yang tidak jelas atau tidak ada. Tentu saja hal ini merupakan ancaman bagi eksistensi manusia sebagai kesatuan yang integral.
  • Kegelisahan Positif :  Dasar kehidupan atau sebagai kesadaran yang dapat menjadi spirit dalam memecahkan banyak permasalahan, atau sebagai tanda peringatan, kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tiba-tiba dan tak terduga. Ia juga merupakan kekuatan dalam menghadapi kondisi-kondisi baru dan dapat membantu dalam beradaptasi. Singkatnya, ia merupakan faktor penting yang dibutuhkan manusia. Sedangkan “kegelisahan negatif” jelas sangat membahayakan, seperti gula pada darah; ketika ketinggian kadarnya membahayakan kesehatan manusia.

2.2 Sebab-sebab Orang Gelisah
      Gelisah terkadang membuat seseorang tidak nyaman. Kegelisahan berasal
dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir,
dan cemas. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan orang-orang menjadi
gelisah. Diantaranya :
  • Panik
    Panik adalah sebuah perasaan dari ketakutan dan kecemasan. Panik merupakan ketakutan dan kecemasan yang terjadi secara mendadak dari sebuah peristiwa yang terjadi. Rasa panik dapat menyebabkan seseorang menjadi gelisah.
    Dengan adanya rasa panik otomatis timbulnya perasaan tidak tenang dan
    mengakibatkan seseorang menjadi gelisah.
  • Kesulitan ekonomi. 
    Kesulitan ekonomi merupakan kesulitan yang dialami ketika seseorang merasakan kondisi sulit dalam kehidupan ekonomi. Seperti hal nya tidak mempunyai uang atau kelangkaan dalam suatu barang pemuas kebutuhan. Dengan adanya kesulitan ekonomi, ada beberapa orang yang merasa terdesak dan gelisah untuk berfikir bagaimana caranya agar bisa menyelesaikan kesulitan ekonomi tersebut.
  • Persiapan yang tidak matang. Segala sesuatu kegiatan yang dilakukan, harus dengan persiapan yang matang. Apabila kita akan melakukan sesuatu  tetapi  belum ada persiapan yang matang, maka dapat terjadi kegelisahan. Contoh nya seperti dalam menghadapi ujian, tetapi  belum ada persiapan yang matang dalam menjalani ujian tersebut, maka kemungkinan perasaan gelisah akan timbul.

2.3 Usaha-usaha Mengatasi Kegelisahan
     Kegelisahan nyatanya membuat  pikiran dan perasaan seseorang merasa tidak nyaman. Ada beberapa usaha – usaha yang perlu kita ketahui untuk mengatasi kegelisahan, diantara nya :
  • Bersikap tenang. Tenang merupakan sikap mengontrol perasaan menjadi rileks. Pada saat seseorang merasa gelisah, sikap tenang dapat membantu menghilangkan atau mengurangi kegelisahan dengan me rileks kan perasaan serta fikiran.
  • Intropeksi diri. Pada saat gelisah, intropeksi diri sangat diperlukan untuk membantu menghilangkanperasaan gelisah. Dengan adanya intropeksi diri seseorang akan mulai berfikir apa penyebab
    kegelisahan nya dan bagaimana cara menyelesaikan permasalahan nya tanpa harus
    merasa gelisah.
  • Berserah diri kepada Tuhan Kegelisahan terkadang membuat diri seseorang lupa akan ada nya Tuhan yang selalu siap membantu . Apapun yang membuat kita gelisah, apabila kita memasrahkan diri kepada tuhan kemungkinan tuhan akan memberikan jalan keluar dari kegelisahan yang kita alami.
  • Bercerita kepada seseorang Apabila sedang mengalami kegelisahan, alangkah baik nya apabila seseorang dapat menceritakan permasalahan yangmembuatnya gelisah. Dengan adanya bercerita kepada seseorang, permasalahan yangsedang dialami bisa mendapatkankan pendapat ataupun saran. Jadi kemungkinan kegelisahan tidak akan bertambah dengan adanya pendapat atau saran yang diterima.

2.4 Keterasingan
     Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata ini berasal dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang. Sehingga kata terasing berarti tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal – hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Terasing atau keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama orang pernah mengalami hidup dalam keterasingan, sudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain.

2.5 Kesepian
      Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lenggang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia. Lama rasa sepi itu bergantung kepada mental orang dan kasus penyebabnya. Kesepian itu akibat dari keterasingan. Keterasingan dapat disebabkan sikap buruk seperti sombong, angkuh, keras kepala, yang membuat manusia diasingkan oleh kehidupan sosialnya.

2.6 Ketidakpastian
      Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tanpa arah yang jelas atau tanpa usul-usul yang jelas. Ketidakpastian adalah sebutan yang digunakan dengan berbagai cara disejumlah bidang termaksud filosofi,fisika, statistika dan lain-lain nya.

2.7 Usaha-Usaha Mengatasi Ketidakpastian
  • Konsultasi
    Untuk dapat menghilangkan atau menyembuhkan ketidakpastian tersebut tergantung kepada mental penderita bagaimana cara seorang penderita tersebut dapat  mengatasi ketidakpastian nya. Bisa dengan cara konsultasi kepada teman atau kepada seorang psikolog untuk memberikan arahan dan saran untuk menyelesaikan ketidakpastian nya.
  • Berfikir logis
    Dengan adanya ketidakpastian, dibutuhkan cara berpikir yang logis untuk menentukan putusan dari ketidakpastian. Berpikir yang logis dapat memudahkan dalam menemukan keputusan ketidakpastian.


BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
      Kegelisahan merupakan bagian hidup manusia. Setiap manusia, dengan tidak memperdulikan segala latar belakang dan kemampuannya pasti akan mengalami kegelisahan, entah sebentar atau lama, relative ringan ataupun berat. Yang demikian ini boleh jadi sangat wajar mengingat manusiamempunyai hati dan perasaan.
     Berbicara tentang manusia, berbicara pula tentang media tempat manusia hidup yaitu dunia. Untuk bisa memahami hakikat manusia maka harus pula memahami hakikat dunia dan hakikat kehidupan manusia didunia. Pada dasarnya konsep mendiami dunia mengandung arti pemenuhan kebutuhan atas aspek-aspek yang membentuk manusia. Apabila manusia tidak bisa menjaga hakikat dirinya dan hakikat hidupnya maka yang timbul adalah kegelisahan. Sumber dari kegelisahan adalah hawa nafsu dan sikap pamrih (tidak ikhlas). Kedua hal ini akan menyebabkan munculnya sikap keserakahan dan konflik yang juga memunculkan ketakutan, kekecewaan, dan pada akhirnya adalah kegelisahan.
      Adapun bentuk-bentuk kegelisahan berupaketerasingan, kesepian, dan ketidakpastian mempunyai hubungan yang erat dan mempengaruhi satu sama lain. Keterasingan dalam satu dan lain kesempatan bisa membuahkan kegelisahan. Dan sebaliknya, kegelisahan yang begitu hebat bisa saja menimbulkan keterasingan. Kemudian dari keterasingan yang dialami seseorang bisa saja menciptakan kondisi kesepian dan karena kesepian itu pun bisa saja menimbulkan ketidakpastian. Keterasingan bisa jadi merupakan perilaku sosiopatik dan sikap apatis yang tidak menyadari bahwa manusia adalah makhluk yang bermasyarakat dan tidak bisakah aku hidup sendiri.

DAFTAR PUSTAKA

https://vidyakanshapurnagita.wordpress.com/2015/02/10/makalah-manusia-dan-kegelisahan/

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Translate